Pertumbuhan ekonomi nasional memang sangat terasa dampaknya bagi masyarakat terutama yang tinggal di kota besar, meningkatnya pendapatan keluarga juga sangat berpengaruh pada daya beli mayarakat, terutama bagi mereka yang gemar mengkonsumsi daging.
Pemerataan pertumbuhan ekonomi hamper terasa di semua kota di seluruh indonesia tak terkecuali di kota medan, permintaan daging di kota medan juga sangat terasa, bahkan menyarakat medan sangat menyukai sapi lokal karena menurut banyak orang, rasa daging sapi lokal lebih eak daripada sapi import
Sebanarnya peningkatan konsumsi daging tidak hanya terasa di pasar-pasar daging namun juga terasa di warung-warung atau depot makan yang menjual daging baik daging giling maupun daging utuh, termasuk juga bakso yang hampir 90% bahannya dibuat dari daging giling, oleh karena itu bisnis penggilingan daging maju pesat di medan apalagi sekarang bulan puasa
Suherman salah seorang pelaku bisnis daging giling di medan mengaku kebanjiran order daging giling, menurutnya banyak pemesan daging gilng yang berasal dari pemilik kedai bakso atau warung makanan yang ada di medan, hanya bermodal 3 buah mesin penggiling daging suherman mampu meraih omset puluhan juta rupiah setiap harinya dari menjual daging giling, dia mengaku puas menjalani bisnis ini meskipun dia masih ingin mengembangkan bisnis daging gilingnya agar masuk ke supermarket dan memberi branding sendiri sehingga produknya bisa terkenal di seluruh indonesia.
Pemilihan sapi lokal memang sangat tepat karena sapi lokal memiliki struktur daging yang lebih baik daripada sapi import, sehingga daging giling yang dihasilkan dari sapi lokal memiliki rasa yang lebih enak apalagi jika digunakan untuk bahan dasar membuat bakso, daging sapi lokal merupakan pilihan utama bahkan juga merupakan bahan dasar pikihan pada bisnis giling daging karena strtuktur yang baik daging giling juga lebih bagus untuk tubuh daripada daging utuh. selain pertimbangan itu pemilihan sapi lokal juga sangat erat hubungannya dengan misi membeli dari bangsa sendiri agar devisa negara tidak keluar ke negara lain dan mensejahterakan peternak indonesia









